Jumat, 11 Desember 2015

TIKET MURAH | PELUANG USAHA JUALAN TIKET PESAWAT | PELUANG DENGAN CARA CANGGIH

5 Keuntungan yang Kami Berikan:

1. Dapat Booking dan Issued semua maskapai lokal secara Online 24 jam.
2. Mendapatkan Pasif Income dari selisih Publish fare dan NTA Airline setiap melakukan Transaksi
3. Komisi NTA
4. Berhak memasarkan semua Produk dan Layanan
- Tiket pesawat Domestik dan International
- Tiket Kereta Api (KAI)
- Voucher Hotel
- Paket Tour
- UMROH dan Haji
- Pembayan Listrik dan Telp (PPOB)
5. Berhak menjalankan semua Bisnis.

INILAH KAMI : 

http://wrbtravel.com

BISNIS BARUKU I SARANA KECANTIKAN I AZARIA I FLAVIA

Dijaman yang moderen seperti sekarang ini Orang semakin dipermudah urusanya tapi hanya orang -orang yang bijak dan pandai saja yang bisa membaca peluang besar ini .Kalau yang Pandai membaca peluang dan bersikap bijak bisa melejit dengan cepatnya dan sebaliknya orang yang tidak bijak dan tidak pandai justru akan semakin susah dan terpuruk 



TAPI JANGAN KHAWATIR KARENA SAYA PUNYA SOLUSI

Gabung dan daftarkan diri anda dengan Bisnis Baruku yaitu produk Sarana Kecantikan yaitu Bisnis Azaria dan Flavia   
Atau Hubungi 082288369632 / Pin 218e6b85

Sabtu, 10 Januari 2015

BATU CINCIN BERKWALITAS | RED RAFLESIA | CAT EYES






















BAGI YANG BERMINAT SILAHKAN PILIH DAN HUBUNGI  081377987880 /BB

218E6BB5 
KARENA PERMINTAAN CUKUP BANYAK KALAU BARANG YANG HABIS AKAN KAMI CARIKAN YANG SERUPA DAN SEJENIS ATAUPUN SEKELAS MISAL:KELAS RED RAFLESIA ,KELAS CAT EYES, KELAS WHITE RAFLECIA , KELAS CEMPAKA MADU LAINYA YANG PENTING BARANG BERKWALITAS TINGGI SESUAI HARGANYA.
KAMI TIDAK BERANI MENJUAL HARGA SEMBARANGAN .PERKIRAAN HARGA BARANG DARI RP. 500.000 SAMPAI RP.10.000.000  

 SAYA TAWARKAN JUGA SEBUAH PELUANG LAIN YANG  YANG SANGAT DIBUTUHKAN UNTUK ANDA : www.wrbtravel.com

Selasa, 23 Desember 2014

WRB@DIN: INFO THL-TBPP | NASIB THL-TBPP ?

WRB@DIN: INFO THL-TBPP | NASIB THL-TBPP ?: FORUM KOMUNIKASI THLTBPP NASIONAL Bisikan Relung Hati Hingga saat ini teman-teman FK THL TBPP telah menjalani perjalanan panjan...

WRB@DIN: BELAJAR ILMU –ILMU ISLAM | BULUGHUL MARAM | KIT...

WRB@DIN: BELAJAR ILMU –ILMU ISLAM | BULUGHUL MARAM | KIT...: KITAB SHALAT      BAB SHALAT KHAUF َ بَابُ صَلَاةِ اَلْخَوْفِ   Hadits No. 499 Dari Sholeh Ibnu Khuwwat Radliyall...

BELAJAR ILMU –ILMU ISLAM | BULUGHUL MARAM | KITAB SHALAT | BAB SHALAT KHAUF

bisnis syariah
  
  BAB SHALAT KHAUF

َ


Hadits No. 499

Dari Sholeh Ibnu Khuwwat Radliyallaahu 'anhu dari seseorang yang pernah sholat Khouf (sholat dalam keadaan takut atau perang) bersama Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam pada hari perang Dzatir Riqo': Bahwa sekelompok sahabat Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam berbaris bersama beliau dan sekelompok lain menghadapi musuh. Lalu beliau sholat bersama mereka (kelompok yang berbaris) satu rakaat, kemudian beliau tetap berdiri dan mereka menyelesaikan sholatnya masing-masing. Lalu mereka bubar dan berbaris menghadapi musuh. Datanglah kelompok lain dan beliau sholat satu rakaat yang tersisa, kemudian beliau tetap duduk dan mereka meneruskan sendiri-sendiri, lalu beliau salam bersama mereka. Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut riwayat Muslim. Hadits ini juga terdapat dalam kitab al-Ma'rifah karangan Ibnu Mandah, dari sholeh Ibnu Khuwwat dari ayahnya.
َعَنْ صَالِحِ بْنِ خَوَّاتٍ, ( عَمَّنْ صَلَّى مَعَ رَسُولِ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ ذَاتِ اَلرِّقَاعِ صَلَاةَ اَلْخَوْفِ: أَنَّ طَائِفَةً صَلَّتْ مَعَهُ وَطَائِفَةٌ وِجَاهَ اَلْعَدُوِّ, فَصَلَّى بِاَلَّذِينَ مَعَهُ رَكْعَةً, ثُمَّ ثَبَتَ قَائِمًا وَأَتَمُّوا لِأَنْفُسِهِمْ, ثُمَّ اِنْصَرَفُوا فَصَفُّوا وِجَاهَ اَلْعَدُوِّ, وَجَاءَتِ اَلطَّائِفَةُ اَلْأُخْرَى, فَصَلَّى بِهِمْ اَلرَّكْعَةَ اَلَّتِي بَقِيَتْ, ثُمَّ ثَبَتَ جَالِسًا وَأَتَمُّوا لِأَنْفُسِهِمْ, ثُمَّ سَلَّمَ بِهِمْ )  مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ, وَهَذَا لَفْظُ مُسْلِمٍ. وَوَقَعَ فِي "اَلْمَعْرِفَةِ" لِابْنِ مَنْدَهْ, عَنْ صَالِحِ بْنِ خَوَّاتٍ, عَنْ أَبِيهِ.



Hadits No. 500

Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu berkata: Aku berperang bersama Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam di jalan menuju Najed. Kami menghadapi musuh dan berbaris menghadapi mereka. Maka berdirilah Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam dan sholat bersama kami, sekelompok berdiri bersama beliau dan sekelompok lain menghadapi musuh. Beliau sholat satu rakaat dengan kelompok yang bersama beliau dan sujud dua kali, kemudian mereka berpaling menuju tempat kelompok yang belum sholat. Lalu mereka datang dan beliau sholat satu rakaat dan sujud dua kali. Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut riwayat Bukhari.
َوَعَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: ( غَزَوْتُ مَعَ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قِبَلَ نَجْدٍ, فَوَازَيْنَا اَلْعَدُوَّ, فَصَافَفْنَاهُمْ, فَقَامَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُصَلِّي بِنَا, فَقَامَتْ طَائِفَةٌ مَعَهُ, وَأَقْبَلَتْ طَائِفَةٌ عَلَى اَلْعَدُوِّ, وَرَكَعَ بِمَنْ مَعَهُ, وَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ, ثُمَّ انْصَرَفُوا مَكَانَ اَلطَّائِفَةِ الَّتِي لَمْ تُصَلِّ فَجَاءُوا, فَرَكَعَ بِهِمْ رَكْعَةً, وَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ, ثُمَّ سَلَّمَ, فَقَامَ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمْ, فَرَكَعَ لِنَفْسِهِ رَكْعَةً, وَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ )  مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ، وَهَذَا لَفْظُ اَلْبُخَارِيِّ 



Hadits No. 501

Jabir Radliyallaahu 'anhu berkata: Aku pernah sholat Khouf bersama Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Kami berbaris dua barisan, satu barisan di belakang Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam, sedang musuh berada di antara kami dan kiblat. Ketika Nabi takbir kami semua ikut takbir, kemudian beliau ruku' dan kami semua ikut ruku', ketika beliau mengangkat kepala (i'tidal) dari ruku' kami semua mengangkat kepala, kemudian beliau sujud bersama barisan yang ada di belakangnya, sedang barisan lain tetap berdiri menghadapi musuh. Ketika beliau selesai sujud berdirilah barisan yang ada di belakangnya. Jabir menyebut hadits tersebut. Dalam suatu riwayat lain: Kemudian beliau sujud dan sujud pula barisan pertama, ketika mereka berdiri sujudlah barisan kedua. Kemudian perawi menyebutkan hadits yang serupa dengan hadits tadi, dan di akhir hadits disebutkan: Kemudian Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam salam dan kami semua ikut salam. Diriwayatkan oleh Muslim.
َوَعَنْ جَابِرٍ قَالَ: ( شَهِدْتُ مَعَ رَسُولِ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم صَلَاةَ اَلْخَوْفِ، فَصَفَّنَا صَفَّيْنِ: صَفٌّ خَلْفَ رَسُولِ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَالْعَدُوُّ بَيْنَنَا وَبَيْنَ اَلْقِبْلَةِ, فَكَبَّرَ اَلنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَكَبَّرْنَا جَمِيعًا, ثُمَّ رَكَعَ وَرَكَعْنَا جَمِيعًا, ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ اَلرُّكُوعِ وَرَفَعْنَا جَمِيعًا, ثُمَّ اِنْحَدَرَ بِالسُّجُودِ وَالصَّفُّ اَلَّذِي يَلِيهِ, وَقَامَ اَلصَّفُّ اَلْمُؤَخَّرُ فِي نَحْرِ اَلْعَدُوِّ, فَلَمَّا قَضَى اَلسُّجُودَ, قَامَ اَلصَّفُّ اَلَّذِي يَلِيهِ... )  فَذَكَرَ اَلْحَدِيثَ. وَفِي رِوَايَةٍ: ( ثُمَّ سَجَدَ وَسَجَدَ مَعَهُ اَلصَّفُّ اَلْأَوَّلُ, فَلَمَّا قَامُوا سَجَدَ اَلصَّفُّ اَلثَّانِي, ثُمَّ تَأَخَّرَ اَلصَّفُّ اَلْأَوَّلِ وَتَقَدَّمَ اَلصَّفُّ اَلثَّانِي... )  فَذَكَرَ مِثْلَهُ. وَفِي آخِرِهِ: ( ثُمَّ سَلَّمَ اَلنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَسَلَّمْنَا جَمِيعًا )  رَوَاهُ مُسْلِمٌ



Hadits No. 502

Menurut riwayat Abu Dawud dari Abu Ayyasy al-Zuraqiy ditambahkan: Kejadian itu di Usfan.
َوَلِأَبِي دَاوُدَ: عَنْ أَبِي عَيَّاشٍ الزُّرَقِيِّ مِثْلُهُ, وَزَادَ: ( أَنَّهَا كَانَتْ بِعُسْفَانَ )



Hadits No. 503

Menurut riwayat Nasa'i dari jalan lain, dari Jabir Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam sholat dengan sekelompok sahabatnya dua rakaat, lalu beliau salam, kemudian sholat dengan kelompok lain dua rakaat, lalu salam.
َوَلِلنَّسَائِيِّ مِنْ وَجْهٍ آخَرَ عَنْ جَابِرٍ ( أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم صَلَّى بِطَائِفَةٍ مِنْ أَصْحَابِهِ رَكْعَتَيْنِ, ثُمَّ سَلَّمَ, ثُمَّ صَلَّى بِآخَرِينَ أَيْضًا رَكْعَتَيْنِ, ثُمَّ سَلَّمَ )



Hadits No. 504

Hadits serupa diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abu Bakrah.
َوَمِثْلُهُ لِأَبِي دَاوُدَ, عَنْ أَبِي بَكْرَةَ



Hadits No. 505

Dari Hudzaifah Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam sholat khouf dengan mereka satu rakaat dan dengan mereka yang lain satu rakaat, dan mereka tidak mengqadla. Riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Nasa'i. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban.
َوَعَنْ حُذَيْفَةَ: ( أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم صَلَّى صَلَاةَ اَلْخَوْفِ بِهَؤُلَاءِ رَكْعَةً, وَبِهَؤُلَاءِ رَكْعَةً, وَلَمْ يَقْضُوا )  رَوَاهُ أَحْمَدُ, وَأَبُو دَاوُدَ, وَالنَّسَائِيُّ, وَصَحَّحَهُ ابْنُ حِبَّانَ



Hadits No. 506

Hadits serupa diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dari Ibnu Abbas Radliyallaahu 'anhu
َوَمِثْلُهُ عِنْدَ ابْنِ خُزَيْمَةَ: عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ 



Hadits No. 507

Dari Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Sholat khouf itu satu rakaat dalam keadaan bagaimanapun." Riwayat Al-Bazzar dengan sanad yang lemah.
َوَعَنِ اِبْنِ عُمَرَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( صَلَاةُ اَلْخَوْفِ رَكْعَةٌ عَلَى أَيِّ وَجْهٍ كَانَ )  رَوَاهُ اَلْبَزَّارُ بِإِسْنَادٍ ضَعِيفٍ



Hadits No. 508

Dari Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu dalam hadits yang marfu': Dalam sholat khouf tidak ada sujud sahwi. Dikeluarkan oleh Daruquthni dengan sanad yang lemah.
َوَعَنْهُ مَرْفُوعًا: ( لَيْسَ فِي صَلَاةِ اَلْخَوْفِ سَهْوٌ )  أَخْرَجَهُ اَلدَّارَقُطْنِيُّ بِإِسْنَادٍ ضَعِيفٍ




Bulughul Maram versi 2.0 © 1429 H / 2008 M Oleh : Pustaka Al-Hidayah
   

Kamis, 18 Desember 2014

INFO THL-TBPP | NASIB THL-TBPP ?

Rapat Kerja Gabungan antara Pemerintah (KemenPAN-RB, Kementan dan Kemenkeu) bersama DPR RI (Komisi II, Komisi IV dan Komisi XI) 11 Pebruari 2014 yang membahas penyelesaian status THL TBPP.

Hadir dalam kesempatan tersebut dari pihak Pemerintah 2009 - 2014 : 1. MenPAN-RB, Ir. Azwar Abubakar. 2. Mentan, Dr. Ir. Suswono. Di pihak DPR RI 2009 - 2014 : 1. Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang Ir. Pramono Anung. 2. Ketua Komisi II, Agun Gunanjar. 3. Ketua Komisi IV, Romahurmuzy.

Adapun perwakilan THL TBPP hadir dalam kapasitas sebagai peninjau/pengunjung di fraksi balkon.



Hingga saat ini teman-teman FK THL TBPP telah menjalani perjalanan panjang perjuangan yang melelahkan dan belum juga mendapatkan buah kepastian. Terlalu panjang deretan janji Pemerintah cq Kementerian Pertanian dan Kementerian PAN-RB untuk memberikan status PNS kepada THL TBPP. Inti masalahnya adalah tidak adanya kesamaan cara pandang antara Kementerian Pertanian dan Kementerian PAN-RB terhadap arah penyelesaian status THL TBPP untuk menjawab kekurangan tenaga Penyuluh Pertanian PNS. Ujungnya dalam perumusan Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Pemerintah cq KemenPAN-RB tidak mengakomodir isi kandungan Pasal 20 Undang-Undang No. 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan yang mengamanatkan prioritas pengangkatan Penyuluh Pertanian PNS oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

THL TBPP yang berjumlah 20.479 orang se-Indonesia secara kolektif sebenarnya merupakan potensi kekuatan penggerak nasional di desa-desa dalam pembangunan pertanian. Komunitas inilah yang telah menunjukkan kesetiaan pengabdian sejak tahun 2007 hingga sekarang. Sudah sepantasnya kepada kelompok petugas lapangan ini disematkan sebutan generasi penerus penyuluh pertanian.

Selama 2 periode pemerintahan Presiden SBY komunitas THL TBPP menunggu dengan cukup sabar eksekusi penetapan status kerja yang pasti bagi mereka, meskipun diselingi dinamika penyampaian aspirasi sebagaimana ditunjukkan dalam Apel Kebulatan Tekad THL TBPP di Taman MONAS Jakarta, 27 Juni 2013. Namun hingga masa pemerintahan KIB Jilid II benar-benar berakhir pada tanggal 20 Oktober 2014 eksekusi kebijakan yang diharapkan tak kunjung tiba. Keputusan Rapat Kerja Gabungan (Rakergab) 11 Pebruari 2014 antara Pemerintah dan DPR RI yang menyepakati dan menetapkan 10.000 formasi Pegawai ASN bagi THL TBPP pada akhir tahun 2014 ternyata dan terbukti tidak terlaksana.

Tidak berlebihan jika banyak di antara teman-teman THL TBPP menyimpulkan bahwa mereka adalah korban kebijakan. Pengalaman yang menjadi catatan penting bagi kita adalah tidak adanya sinkronisasi yang baik lintas kementerian yang dalam hal ini antara Kementerian Pertanian dan Kementerian PAN dan RB serta tidak adanya arahan yang kuat dari Presiden untuk memutuskan arah penyelesaian status THL TBPP.

Kini komunitas THL TBPP siap memasuki masa kontrak kerja TA 2015 di bawah periode pemerintahan baru dengan nuansa rasa harap-harap cemas. Bagaimanakah kiranya corak kebijakan Kementerian Pertanian dan Kementerian PAN-RB dalam kaitannya dengan kejelasan status kerja THL TBPP pasca 2015 nanti ?

Selama meniti dan menempuh jalan perjuangan di masa pemerintahan Presiden SBY satu hal yang paling dirasakan komunitas THL TBPP adalah bahwa mereka berjuang sendirian. PERHIPTANI sebagai induk organisasi penyuluh pertanian belum mengeluarkan sepenuh energi dan kesungguhan hatinya untuk memperjuangkan THL TBPP.

Maka jika ada pihak luar yang menawarkan langkah terobosan untuk menggapai status kerja yang didambakan melalui upaya khusus sungguh hal tersebut merupakan oase di padang tandus. Setiap upaya yang merentangkan jalan menuju titik akhir tujuan adalah layak untuk dicoba.

Adalah Garin Nugroho, seorang sineas ternama yang menggambarkan cukup sempurna tentang kegelisahan para penyuluh, termasuk THL TBPP sebagai penyuluh kontrak yang semakin lama semakin tersudut perannya dan tergerus rasa kebanggaannya. Padahal penyuluh pertanian menurut Garin adalah mata air pengetahuan dan sumber kearifan bagi para petani. Penyuluh adalah mata air dan sekaligus air mata bagi para petani. Dalam konteks inilah setiap upaya untuk mengembalikan peran mulia dan rasa percaya diri penyuluh patut mendapat dukungan yang sungguh-sungguh.

Adakah pihak luar yang siap bergandeng tangan dan beriring langkah perjuangan dengan komunitas THL TBPP saat ini ?
Rapat Kerja Gabungan antara Pemerintah (KemenPAN-RB, Kementan dan Kemenkeu) bersama DPR RI (Komisi II, Komisi IV dan Komisi XI) 11 Pebruari 2014 yang membahas penyelesaian status THL TBPP. Hadir dalam kesempatan tersebut dari pihak Pemerintah 2009 - 2014 : 1. MenPAN-RB, Ir. Azwar Abubakar. 2. Mentan, Dr. Ir. Suswono. Di pihak DPR RI 2009 - 2014 : 1. Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang Ir. Pramono Anung. 2. Ketua Komisi II, Agun Gunanjar. 3. Ketua Komisi IV, Romahurmuzy. Adapun perwakilan THL TBPP hadir dalam kapasitas sebagai peninjau/pengunjung di fraksi balkon.